Respon Cepat Peningkatan Kasus Corona, Bupati Andi Merya Pimpin Pertemuan Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

KT.com – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Hj. Andi Merya Nur, S.IP, pimpin pertemuan penanganan pandemi Covid-19 berbasis desa dan kelurahan, di Aula Pemda Koltim, Selasa (3/8). Pertemuan ini dihadiri Pj Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, seluruh kepala OPD, camat, kepala puskesmas, kepala desa/lurah se-Koltim, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun acara pertemuan yang digelar guna menentukan langkah-langkah strategis penanganan covid-19, untuk dapat menggunakan dana Covid 19 semaksimal mungkin, serta melakukan sosialisasi pencegehan, penanganan dan pembinaan kedispilanan masyarakat untuk menerpakan prokes.

2Selanjutnya sambutan Bupati Koltim, jika Pemda Koltim selama ini sudah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani Covid 19, diantaranya gencar melakukan percepatan vaksinasi, meskipun akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan kasus yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Kunker Wagub Sultra di Koltim, Pantau Penanganan Covid 19

Disebutkannya, pelaksanaan vaksinasi dan jumlah sasaran adalah 95.172 jiwa, itu baru 19% yang telah melaksanakan vaksin dosis 1 ,dan 7.484 jiwa dosis 2. Rendahnya capaian vaksin adalah salah satunya ketersediaan vaksin yang terbatas.

Bupati kolaka timur juga menghimbau seluruh masyarakat agar mengurangi mobilitas kegiatan diluar rumah, dan untuk menemukan kasus baru kita harus melakukan tes sebanyak – banyaknya baik rapit tes antigen mau pun tes pcr.

Dan untuk sarana dan prasarana kesehatan virus covid 19 pemerintah daerah telah cukup banyak menyediakan anggaran kesehatan mau pun tenaga medis dan juga mendapat bantuan dari gugus tugas provinsi Sulawesi tenggara,

Baca Juga :  Kunker Wagub Sultra di Koltim, Pantau Penanganan Covid 19

selain itu dalam penanganan yg lebih komperhensif pemda juga sudah menggalokasikan anggaran yang cukup untuk ketahanan pangan, ekonomi, dan sosial.

Bupati juga menyampaikan agar Desa – Desa dapat menggunakan semaksimal mungkin menggunakan dana desa untuk penanggulangan covid 19 dan tetap melakukan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan dan pembinaan supaya meningkatkan disiplin masyarakat untuk memakai masker mencuci tangan menjaga jarak serta membentuk pos jaga di stiap desa, menyiapkan tempat isolasi di Desa yag mempunyai kasus positif