Menyambut HUT RI ke-75, Pemuda Koltim mengelar pawai obor

  • Whatsapp

Kolaka Timur – Atas nama Persatuan pemuda kolaka Timur (PP KT) malam ini 16/08/2020, menggelar pawai obor untuk menyemarakkan hari yang bersejarah dengan moment menyambut hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke-75.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, persatuan pemuda Kolaka Timur bersorak- sorak ramai dengan penuh semangat 45, dan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

Kegiatan yang diselenggarakan tersebut, Start di Desa Simbune dan akan berakhir di Desa lalingato sebagai Finish pawai obor kemerdekaan, dan lapangan Lalingato akan menjadi titik puncak kegiatan yang akan diisi dengan penerimaan materi kepada para peserta.

Baca Juga :  Kajari Konsel Teken MoU Bersama 336 Desa Di Konsel

Dari keterangan Panitia pelaksana Tiasno, Peserta kegiatan pawai obor kemerdekaan malam ini gugus terdepannya berasal dari SMA/SMK sederajat se Kolaka Timur.

dan keterangannya lainya “kegiatan ini diselenggarakan tidak ada bantuan dana dari pemerintah atau siapapun, tetapi murni semangat dari teman teman panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut,”.

Lanjut Tiasno, “alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar, dan saya mewakili panitia pelaksana berterima kasih kepada polsek rate rate yang sudah mengawal rombongan pawai obor sampai ke Finish, dan Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi terselenggaranya kegiatan pawai obor kemerdekaan ini”. Ujarnya.

Baca Juga :  Kajari Konsel Teken MoU Bersama 336 Desa Di Konsel

Sementara itu Supanto Paridamos sebagai inisiator kegiatan tersebut mengungkapkan, “kegiatan kali ini untuk membangkitkan semangat kemerdekaan untuk seluruh masyarakat kolaka Timur dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya. dan saya berharap dengan adanya kegiatan pawai obor kali ini menjadi wadah pemersatu bangsa Indonesia dan sesama pemuda kolaka Timur. hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 kali ini meski dalam kondisi new normal semangat kemerdekaan harus ditegakkan”. Tutupnnya. (*)