Kapolres Konawe Hadiri Penandatanganan MoU, Pemdah Vs PT.VDNI

  • Whatsapp

Konawe- Kabar Tenggara.com- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) yang terdiri dari Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM., Bersama Kapolres Konawe AKBP.Yudi Kristanto,SIK dan Kajari Konawe Irwanuddin Tadjuddin SH.,MH, Kapolsek Bondoala Iptu Satrya Madangkara.S S.TrK juga ikut hadir dalam penanda tanganan MoU bersama di PT VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry) dalam hal perekrutan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di Mega Industri Morosi, Senin (06/07-20) pukul 11.30 wita

Kesepakatan MoU itu ditanda tangani bersama sebagai bentuk kemitraan VDNI bersama Pemda Konawe Sulawesi Tenggara. Dan poin poin MoU ini tertuang dalam poin poin kerjasama.

Wakil Bupati Konawe Gusli topan Sabara,ST.MM mengatakan, dengan adanya MoU ini bukan berarti kita mengambil alih tugas HRD perusahaan, tapi membantu tugas HRD dalam perekrutan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di mega industri PT.VDNI dan PT.OSS Morosi.

Baca Juga :  Artis VS Ditangkap di Kamar Hotel Berbintang Diduga Prostitusi Online

Wakil bupati Gusli Topan Sabara.ST.MM,mengatakan kita akan membagi pembagian Klaster zona penerimaan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di mega industri morosi yaitu :
Zona 1 : Kec.morosi, bondoala dan Kapoiala.
Zona 2 :Kec. Wonggeduku – Soropia (8 kecamatan ).
Zona 3 : Wawotobi – Routa (17 kec).
Zona 4 : kabupaten daratan diluar Konawe.
Zona 5 : Propinsi Sultra dan Kepulauan.
Zona 6 : Propinsi se Sulawesi.
Zona 7 : Mulai dari Sabang sampai Merauke.(NKRI)

Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Irwanuddin Tadjuddin SH.,MH mengatakan, tujuan penandatanganan MoU ini untuk memastikan bahwa nantinya, penerimaan tenaga kerja lokal tidak lagi terjadi pembayaran seperti yang terkabar di masyarakat selama ini, Karena informasi yg kami terimah begitu kalau mau bekerja di Morosi calon pekerja menyerahkan biaya kepada calo dan dengan adanya investasi mega industri morosi ini dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Konawe khususnya dan Sulawesi Tenggara.

Sementara itu Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto,SIK, mengatakan dengan ada nya MoU ini dapat menyelesaikan persoalan penerimaan tenaga lokal selama ini dan di harapkan dengan kekompakan ini dapat lebih transparansi dan bermanfaat untuk para tenaga lokal.
Dalam kesempatan itu pula Kapolres Konawe menyampaik akan membetuk tim Saber Pungli yang terdiri dari Kepolisian ,Kejaksaan serta Pemda untuk memberantas adanya pungli yang di sinyalir terjadi terhadap penerimaan karyawan di PT.VDNI Morosi.

Baca Juga :  Dinas Perdagangan Kolaka Gelar Pasar Murah

Human Resource Departement (HRD )PT.VDNI Ahmad Saekhuzen menyampaikan dengan adanya penandatanganan MOU ini akan menyelaraskan kepentingan perusahaan untuk merekrut karyawan sehingga berjalan dengan baik guna mendukung program nasional percepatan pembangunan perusahaan yang ada di wilayah Sulawesi tenggara khususnya di Kab.konawe .

HRD.PT.VDNI Ahmad.Saekuzen , pihaknya akan menerima karyawan sebanyak 5.000 orang kawan secara bertahap yaitu tenaga skill,non skil dan tenaga administrasi tutupnya.

Lapar :Jamrun